Tak Selalu Mematikan, Inilah Kegunaan Lain dari Bisa Ular

Tak Selalu Mematikan, Inilah Kegunaan Lain dari Bisa Ular

Tak Selalu Mematikan, Inilah Kegunaan Lain dari Bisa Ular

Tak Selalu Mematikan, Inilah Kegunaan Lain dari Bisa Ular, Namanya bisa ular tentu mematikan, atau setidaknya mampu menyebabkan kerusakan yg jelek di organ tubuh mangsanya. Namun dengan teknologi medis dewasa ini, bisa ular dapat dimanfaatkan menjadi obat.

Nyatanya bisa ular artinya racun. Akan tetapi pada tangan ilmuwan, racun pun bisa diubah menjadi obat bagi sejumlah penyakit. Tidak terkecuali bisa ular yg pungkasnya mematikan itu.

Lantas apa saja kegunaan bisa ular dalam dunia kesehatan? Simak paparannya seperti dirangkum sehatku, sabtu (1/4/2017) berikut adalah.

1. Kanker


Di tahun 2014, sekelompok peneliti asal university of illinois berhasil menemukan cara buat membarui racun binatang seperti lebah, ular serta kalajengking buat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Caranya dengan mengekstraksi protein krusial pada racun tersebut kemudian menggabungkannya dengan teknologi nano.

Menggunakan begitu ketika dimasukkan ke dalam tubuh, racun yang telah 'dimodifikasi' tadi mampu menyerang sel kanker saja. Ini disebut terobosan karena selama ini pengobatan kanker yg ada tidak hanya menghipnotis sel kanker tetapi berikut sel-sel sehat yg terdapat di sekitarnya.

Dua. Kanker kulit


Adalah peneliti dari butantan institute, sao paulo, brazil yang mencoba membuatkan pengobatan alternatif buat kanker kulit dengan memanfaatkan ekstrak bisa ular pada tahun 2012 ini sebab adanya protein yg terkandung dalam racun keliru satu spesies ular berbisa pada amerika selatan bernama chromatin.

Dari hasil percobaan, protein ini bisa memperlambat perkembangan tumor menggunakan cara membunuh sel-sel kankernya saja. Padahal protein ini diketahui hanya bisa bertahan dalam tumor selama 24 jam saja.

3. Hipertensi


Dr maurio mauricio rocha e silva menemukan obat buat menyembuhkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, yang kemudian dikenal menggunakan nama captopril.

Obat ini ditemukan secara tidak sengaja waktu dia mengadakan penelitian pada sebuah perkebunan pisang pada brazil dan  melihat sejumlah pekerja digigit ular pit viper yang berbisa. Gigitan itu menyebabkan para pekerja kelenger karena tekanan darahnya turun secara drastis tak lama   sehabis digigit.

Asal situ timbul wangsit maurio buat meneliti bisa ular tadi dan  menemukan senyawa yg dapat Mengganggu kinerja sebuah enzim dan  memicu penurunan tekanan darah.

4. Obat kuat


WOW !!! Buat obat kuat, sebenarnya yang dipergunakan bukanlah bisanya, melainkan bagian tubuh ular yang lain, yaitu darah serta empedu, utamanya ular kobra. Bahkan di sejumlah negara mirip vietnam, ular kerap dijadikan arak spesifik yang diyakini ampun menambah tenaga serta vitalitas pria. Buat menghasilkan minuman ini sendiri, umumnya bisanya telah dihilangkan terlebih dahulu.

Kendati demikian, pengamat kesehatan seksual dr andri wanananda, ms asal universitas tarumanegara memastikan itu hanyalah mitos.

5. Gatal


Selain obat kuat, daging ular kobra diyakini dapat dijadikan obat penyakit kulit mirip gatal. Begitu pula dengan ular sanca yg dagingnya kerap dijual buat mengobati kurap, diabetes, gatal serta sesak napas.

"itu tidak terbukti. Meskipun saya belum memahami juga apakah sekarang orang umum  masih poly yg melakukannya," istilah dr eddy karta, spkk, pakar kesehatan kulit dan  kelamin asal rs cipto mangunkusumo.

6. Penyakit jantung


Pada tahun 2011, peneliti berasal university of colorado mengklaim jantung dari ular piton dapat dimanfaatkan buat terapi penyakit jantung pada manusia.

Inspirasi ini muncul karena ular piton gemar makan darah yang kaya akan trigliserida atau lemak. Lemak ini tersimpan pada otot jantungnya dan  dibakar secara efisien, sebagai akibatnya menghasilkan organ penting piton itu sehat. Serta belakangan diketahui ini dipicu sang sebuah molekul eksklusif.

Molekul ini nantinya ingin dijadikan terapi obat yang mampu mendorong kinerja jantung manusia yang sedang 'sakit' misal sebab penyakit jantung atau hipertensi supaya balik  sehat.
Facebook Comments

0 comments